Waduk WonorejoWaduk Wonorejo

Waduk Wonorejo adalah waduk terbesar di Asia Tenggara dengan debit 15.000 m3 per detik. Selain berfungsi sebagai PLTA dan sebagai irigasi, Waduk Wonorejo juga diperkenalkan sebagai obyek “journey” yang menyuguhkan kenyamanan dan ketersediaan fasilitas rekreasi. Dalam konsepnya Waduk Wonorejo dimaksudkan untuk penyuplai air bersih baik untuk kawasan Tulungagung maupun sekitarnya, sebagai sarana irigasi di daerah Pagerwojo dan sekitarnya, dan sarana penggerak turbin untuk menghasilkan energi listrik.

Selain itu, konsep lain yang ditawarkan adalah sebagai obyek wisata dengan memberikan fasilitas berupa jet ski, wisata dengan perahu kano, bumi perkemahan dan lintas alam, sarana penerbangan domestik setingkat heli, pemancingan air tawar, serta ada juga sirkuit berkualitas standar untuk event Motocross atau Offroad.

Dengan jarak tempuh ±15 km dari pusat kota, ditunjang dengan akses dan sarana jalan yang berkualitas menjadikan Waduk Wonorejo menjadi area yang mudah ditempuh. Tersedia juga resort dan villa berkualitas nasional untuk disinggahi para pengunjung. Di samping itu juga standart kebersihan yang tinggi dapat dirasakan di sini.

Waduk Wonorejo menjadai daerah yang sangat nyaman walau berada di daerah tropis karena bentang alam perbukitan yang berhawa sejuk dan dengan tingkat kemiringan lereng dan lembah yang tidak curam. Penampakan hutan baik alami maupun buatan dapat dijumpai di sini. Dengan konsep pengecoran total sebuah bukit, menjadikan Waduk Wonorejo memiliki nilai artistik bagi para pengunjung.

Event-event banyak sekali dijumpai disini baik itu dalam skala daerah maupun nasional. Contoh acara rutin yang selalu diselenggarakan adalah lomba layang-layang tingkat nasional, Kejurnas Motocross dan 4WD OFFROAD, lomba panahan, dl

Misi lain yang diemban oleh Waduk Wonorejo adalah mencoba mengembangkan konsep wisata pegunungan yang ada di Tulungagung, sehingga potensi wisata tidak hanya sub sektor pantai ataupun agrobisnis, tetapi fasilitas umum yang begitu penting bagi masyarakat dapat juga dikembangkan menjadi obyek wisata. Sehingga ke depan nantinya Tulungagung akan dikenal bukan hanya sebagai Kota Marmer, tetapi juga kota yang menyuguhkan berbagai kemudahan fasilitas rekreasi.

About these ads